MENULIS IKLAN
NULIS IKLAN ITU SULIT ?
Benarkah seperti itu ?
Apakah menulis iklan
itu hal yang menyusahkan ?
Harus Saya akui bahwa
menulis iklan memang tidak sama seperti menulis pada umumnya. Menulis iklan
butuh skill khusus dan skill itu bernama ilmu copywriting.
Masalahnya, saat
pertama kali seseorang belajar ilmu copywriting, mereka pasti akan menemui
kesulitan.
Ya, hampir semua orang
yang belajar ilmu copywriting tidak lancer pada awalnya. Saya bisa berkata
seperti ini, karena Saya dulu mengalaminya langsung. Tidak hanya Saya, tapi
semua kenalan Saya yang belajar copywriting juga mengalami hal yang sama.
Mereka kesulitan di awal mulai belajar.
“Banyak
Orang Merasa Menulis Iklan Itu Sulit Karena Mereka Sebenarnya Ada di Fase
Belajar”
Kuncinya adalah tidak
mudah menyerah.
Jika memang sedang
belajar, maka nikmati prosesnya. InsyaAllah nanti cepat atau lambat akan paham
dan jadi ahli juga.
Nah, setelah melewati
fase belajar dasar copywriting, Saya yakin diluaran sana banyak orang yang juga
mengalami hal yang Saya dan kenalan Saya alami yaitu merasa kesulitan memahami
ilmu copywriting dan akhirnya kesusahan saat menulis iklan.
Didorong oleh fakta
tersebut, akhirnya Saya menulis di blog ini. Materi ini Saya persembahkan untuk mereka yang sedang
belajar copywriting. Di blog Saya ingin berbagi teknik yang dulu sering Saya
gunakan saat masa-masa
belajar copywriting. InsyaAllah dengan belajar teknik ini terlebih dahulu,
nanti akan lebih mudah mempelajari ilmu copywriting lainnya, maka silahkan pelajari dan pakai teknik dalam
blog ini.
NAMANYA ADALAH AIDA
Dalam pengantar blog
ini Saya katakan bahwa ada 1 teknik yang membantu Saya saat pertama kali
belajar menulis iklan. Nah, nama teknik itu adalah Pola AIDA.
Kebanyakan masalah saat
pertama kali menulis iklan adalah tidak tahu apa yang harus ditulis, benar kan?
Saya termasuk orang
yang yakin bahwa setiap masalah itu ada solusinya. Dan salah satu solusi jika
bingung mau menulis iklan seperti apa, Anda bisa gunakan teknik AIDA ini.
Apa
Itu AIDA ?
AIDA adalah singkatan
dari Attention, Interest, Desire, dan
Action. Seperti yang Saya sampaikan, jika Anda bingung mau nulis iklan seperti
apa, Anda hanya perlu mengikuti urutan dalam AIDA. Dimulai dari Attention,
lanjut ke Interest, setelah itu Desire, dan tutup dengan Action.
Setidaknya dengan
teknik ini, maka iklan akan akan jadi lebih terstruktur alias jadi runut. Lalu
apa yang dimaksud dengan Attention, Interest, Desire, dan Action ? Serta
bagaimana cara menerapkannya?
Untuk menjawab itu, kita
akan lanjutkan pembahasannya.
KENAL AIDA LEBIH JAUH
Pertama,
Attention
Banyak pemula bingung
dengan apa yang harus dituliskan dalam kalimat promosinya. Kalau dari Saya,
solusinya sederhana. Mulai saja dari Attention.
Apa itu Attention?
Sederhananya, saat menulis
iklan mulailah dengan menuliskan sesuatu yang bisa menarik perhatian pembaca
iklan Anda.
Kenapa harus menarik
perhatian?
Tujuan utama iklan
memang mendapatkan pembeli, tapi itu tidak akan terjadi kalau iklan kita tidak
mendapat perhatian pembacanya.
Masuk akal kan?
Karena itu, sebelum
meminta seseorang membeli produk Anda, ambil dulu perhatian mereka dengan
menuliskan attention diawal iklan Anda. Ya, tulislah sesuatu yang menarik
perhatian pembaca diawal iklan.
“Banyak Iklan Gagal Salah Satu Penyebabnya
Karena Kalimat-kalimat Diawal Iklan tidak Mampu Mencuri Perhatian Pembacanya”
Lantas bagaimana cara
mendapat perhatian target pasar? Apa yang harus ditulis di bagian attention
ini?
Anda bisa gunakan 3
tips praktis ini
Ø Tulis hal yang menarik untuk target
pasar Anda
Pikirkan siapa orang
yang akan membaca iklan Anda, kemudian pikirkan apa kira-kira hal yang menarik
untuk mereka.
Misal target pasarnya
adalah Ibu-ibu muda yang baru punya anak balita. Anda bisa menuliskan tips-tips
praktis merawat balita diawal iklan Anda karena itu hal yang menarik untuk
mereka.
Contoh frasa :
Punya
anak dibawah usia 5 tahun ? Ini tips-tips praktis yang bisa Anda coba untuk
merawat anak Anda.
Ø Tulis sesuatu yang menjanjikan hal
bermanfaat
Jadi diawal kalimat
Anda harus memberikan kesan bahwa pembaca akan dapat sesuatu yang bermanfaat
jika mereka mau meluangkan waktu untuk membacanya
Contoh frasa :
Dipesan
ini Anda akan menemukan kesempatan memiliki penghasilan tambahan hingga 30 juta
perbulan.
Tulis sesuatu yang
berisi kemudahan Hal-hal yang terkesan mudah akan menarik seseorang untuk membacanya.
Dengan cara ini, maka Anda sudah bisa dapat perhatian dari pembaca iklan Anda.
Contoh frasa :
Ini
Cara Simple Menabung sampai 2 Juta Perbulan Tanpa Harus Hidup Hemat
Nah, itulah 3 tips
praktis dari Saya untuk mendapatkan perhatian pembaca iklan Anda.
Selain cara diatas ada
cara lainnya gak?
Oh banyak, tapi karena
tujuan blog ini adalah sebagai pengantar copywriting maka Saya tuliskan tips
yang mudah dipraktikan dulu ya.
Kedua,
Interest
Kemudian setelah
mendapat perhatian target pasar, langkah selanjutnya adalah menulis sesuatu
yang membuat target pasar tertarik. Bagian ini disebut dengan Interset.
Pada dasarnya
orang-orang tidak mau membuang waktu mereka untuk menyimak sesuatu yang tidak
menarik. Karenanya, setelah mendapat perhatian target pasar jangan langsung
menawarkan produk Anda. Kalau setelah perhatian langsung penawaran produk, maka
kecil kemungkinan mereka akan membaca kalimat-kalimat selanjutnya.
Sebaiknya, setelah attention
maka tulislah sesuatu yang menarik target pasar Anda.
Tulislah sesuatu yang
saat mereka membacanya, mereka semakin menyimak iklan Anda karena isinya sangat
menarik.
Caranya bagaimana?
Saya akan berikan 3
tips praktisnya. Dibagian interest ini Anda bisa menulis
Ø Tulis kemungkinan masalah yang saat ini
dialami
Target Pasar Anda Cara
paling mudah dan ampuh untuk membuat target pasar tertarik untuk terus membaca
iklan Anda adalah dengan menuliskan masalah-masalah yang saat ini dialami oleh
target pasar Anda. Dengan begitu mereka akan berfikir “Lho? koq bisa tau?”.
Untuk membuat Anda lebih kebayang, ini contohnya
Contoh frasa :
Mungkin
sebagai karyawan Anda pernah merasakan masalahmasalah ini
-
Jenuh dengan suasana kantor yang monoton
-
Kelelahan mental karena mengerjakan hal yang tidak diminati
-
Khawatir dengan masa depan karena tidak ada jenjang karir
“Cara Paling Mudah Membuat Target Pasar
Tertarik Terus Membaca Iklan adalah dengan Mencantumkan Masalah yang Sedang
Dialaminya”
Ø Tulis hal-hal yang mungkin diinginkan
target pasar Anda
Kalau cara sebelumnya
adalah masalanya, maka tips kedua adalah tulis sesuatu yang diinginkan.
Contoh frasa :
Apakah
ini keinginan Anda?
-
Anda ingin berat badang turun signifikan dalam waktu yang cepat?
-
Anda ingin menjalani proses diet yang tidak menyiksa?
-
Anda ingin badan yang ideal agar Anda semakin pede?
Ø Tulis Informasi yang relevan untuk
Target Pasar Anda
Maksudnya, tulis
informasi yang bisa dikonsumsi oleh target pasar Anda. Misal
pengetahuan-pengetahuan yang bermanfaat untuk keseharian mereka, atau Anda juga
bisa menuliskan informasi yang saat ini sedang update.
Contoh frasa :
Banyak
pebisnis online tidak memiliki pengetahuan untuk menyusun jurnal transaksi yang
rapi. Padahal, merapikan jurnal transaksi punya banyak manfaat. Seperti bla bla
bla bla……
Saat menulis
copywriting, jangan lewatkan bagian ini. Jadi buat pembaca copywriting tertarik
dengan apa yang ingin Anda sampaikan, barulah tawarkan produk ke mereka.
Ketiga,
Desire
Jika sudah 2 bagian
sebelumnya, maka masuk ke Desire.
Inti dari bagian ini
adalah buat kepingin.
Ya, dibagian ini
buatlah target pasar Anda menginginkan produk yang Anda tawarkan.
Goal dari bagian ini
adalah membuat pembacanya berkata dalam hati “Ya, aku mau produknya” atau “Ini
nih produk yang aku cari”
Caranya bagaimana?
Anda bisa melakukan 3
hal ini :
Ø Tulis bahwa produk Anda adalah solusi
dari masalah yang dialami mereka
Kebanyakan copywriting
yang tidak menghasilkan karena mereka menjelaskan hal yang tidak perlu
dijelaskan. Nah, pembaca copywriting Anda tidak perlu dijelaskan semua hal
tentang produk Anda. Sebaiknya, jelaskan bagaimana produk Anda akan menyelesaikan
masalah yang dialami oleh pembaca.
Contoh frasa :
Hair
Problem Removal ini akan mencegah kerontokan rambut Anda, membuat rambut Anda
lebih lebat dari sebelumnya dan semua manfaat itu bisa dirasakan hanya dalam
waktu 10 hari pertama.
Ø Tulis penawaran terbaik yang bisa Anda
berikan ke target pasar
Buat pembaca semakin
menginginkan produk Anda karena Anda memberikan penawaran yang sangat menarik
untuk mereka.
Contoh frasa :
Selain
potongan harga 30%, mereka yang melakukan pemesanan hari ini otomatis gak perlu
bayar ongkir serta dapat 4 bonus spesial. Bonusnya adalah bla bla bla…..
Ø Tulis
kelebihan produk Anda dibanding produk yang sama
Bisa saja target pasar
Anda sudah memiliki produk yang Anda tawarkan. Sehingga mereka tidak tertarik
dengan penawarannya. Karenanya, ceritakan kelebihan produk ini dibanding produk
yang bentuknya sama.
Contoh frasa :
Anda
bisa mempelajari ilmu copywriting dimanapun. Tapi, jika Anda mencari salah satu
yang terlengkap dan ilmunya berdampak, Anda bisa baca di Buku Copywriting Next
Level.
Tips tambahan, jika
Anda ingin mencantumkan harga dalam copywriting. Maka pastikan Anda
mencantumkan harga setelah Anda menuliskan bagian Desire ini.
Prinsipnya adalah value
before money.
Pastikan Anda
menjelaskan manfaat produk Anda sebelum menjelaskan harganya. Banyak iklan
gagal dapat pembeli karena harga muncul duluan sebelum pembeli tau manfaat
produknya.
Kalau harga muncul
sebelum penjelasan manfaat produk, itu namanya kacau. Karena jika calon pembeli
gak paham manfaatnya, berapapun harga yang ditulis itu akan dianggap mahal.
Jadi, manfaat dulu baru
harga
“ Harga
Sekecil Apapun Akan Dianggap Mahal Jika Calon Pembeli Tidak Paham Manfaatnya ”
Keempat,
Action
Setelah semua itu,
dibagian terakhir adalah action Dalam copywriting, bagian ini biasa disebut
dengan Call to Action atau CTA. Tugasnya adalah mengarahkan pembacanya untuk
melakukan sesuatu.
Apa yang dituliskan
dibagian ini?
Ø Tulis cara memesan produknya
Contoh frasa :
Untuk pemesanan Handbag
cantik ini, silahkan langsung DM
Ø Tulis Kontak yang harus dihubungi
Contoh frasa :
Agar Anda segera
terdaftar dalam workshop ini, langsung hubungi
Tika (o8XX-XXXX-XXXX)
Ø Tulis tombol yang harus diklik
Contoh frasa :
Yang perlu Anda lakukan
mudah, cukup klik tombol dibawah ini untuk memiliki produknya.
Disebut copywriting
karena meminta pembacanya melakukan sesuatu, karena itu ada actionya Kalau gak
ada, mungkin namanya bukan iklan, tapi cerpen, hehe.
Jika tidak ada bagian
yang mengarahkan pembaca untuk melakukan sesuatu, maka pembaca hanya akan
menikmati tulisan Anda dan tidak melakukan apapun.
“Jika Tidak Ada CTA, Sebagian Pembaca
Hanya Akan Membaca Iklannya saja Tanpa Melakukan Apapun”
Gimana? Sekarang
mengerti kan?
Jika selama ini Anda
punya masalah dalam menulis iklan, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan dan
salah satunya adalah menulis dengan pola AIDA. Urutannya seperti ini :
1.
Mulai iklan Anda dengan Attention, dapatkan
dulu perhatian target pasar Anda.
2.
Setelah itu, bagian Interest buat target
pasar Anda terus membaca setiap kata-kata dalam iklan Anda,
3.
Kalau sudah, barulah hubungkan dengan bagian
Desire, jelaskan bahwa produk Anda adalah apa yang mereka butuhkan
4.
Dan tutup dengan Action, arahkan untuk
melakukan sesuatu.
Dengan begini, maka
iklan jadi lebih terstruktur.